,

Translate

BI Sumut Ajak Seluruh Masyarakat Saksikan Konferensi Sumatranomics 2026 Secara Daring, Wujudkan Ekonomi Sumatra yang Lebih Berdaya Tahan

Rubrikrakyat.co.id
29/10/2026, 21.07 WIB Last Updated 2026-10-30T06:08:50Z

 

Foto : Visual resmi Konferensi Tahunan ke‑7 Sumatranomics 2026 dengan tema Sinergi Mendorong Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi serta Berdaya Tahan di Sumatera, yang diselenggarakan di Bandar Lampung, Kamis (29/10/2026). 

Rubrikrakyat.co.id, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara mengundang seluruh masyarakat untuk turut menyaksikan puncak acara tahunan yang paling dinanti, yaitu Konferensi Tahunan ke‑7 Sumatranomics 2026. Berbeda dengan tahun‑tahun sebelumnya, kali ini masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian diskusi penting secara langsung dan gratis melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Sumatranomics,  Kamis (29/10/2026).


Pad kesempatan ini, Ameriza M. Moesa, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kerjasama yang erat antar semua pemangku kepentingan. “Sumatranomics hadir untukpp menjembatani gagasan antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, sehingga solusi yang dihasilkan benar‑benar menjawab kebutuhan riil di lapanga.n,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bima Priyambodo, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, menyoroti pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah Sumatra. “Setiap daerah memiliki karakteristik unik, dan kebijakan yang kita susun harus mampu menjawab keunikan tersebut agar manfaatnya dirasakan merata dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

 

Prof. Ari Kuncoro, Ph.D., Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada, menekankan peran inovasi dan pemikiran kritis masyarakat dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tidak bergantung pada satu sektor saja. “Diversifikasi ekonomi adalah kunci agar kita tidak rentan terhadap guncangan dari luar,” tambahnya.

 

Mengusung tema “Tanggung Jawab Mandiri: Sinergi Mendorong Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi serta Berdaya Tahan di Sumatra”, konferensi ini menghadirkan para ahli dan pemikir terbaik di bidang ekonomi. Diskusi akan berpusat pada bagaimana kita semua—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat—dapat bersinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong laju pertumbuhan yang lebih tinggi dan berkelanjutan di seluruh wilayah Pulau Sumatra.

 

Siaran langsung dapat diakses melalui tautan YouTube yang telah dibagikan sebelumnya. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk mendengarkan gagasan‑gagasan cemerlang yang akan membawa perekonomian Sumatra menuju masa depan yang lebih sejahtera dan tangguh. (Siti)