,

Translate

Revitalisasi BLK Simalungun Rampung Desember 2026, Siap Buka 18 Kejuruan pada 2027

Rubrikrakyat.co.id
21/10/2026, 19.52 WIB Last Updated 2026-10-22T04:02:02Z

 

Foto : Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Illyan Chandra Simbolon, saat memberikan keterangan pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (21/10/2026). Pemprov Sumut menargetkan BLK Simalungun rampung direvitalisasi pada Desember 2026 dan mulai melatih 1.000 tenaga kerja per tahun mulai 2027.

Rubrikrakyat.co.id, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pembangunan dan revitalisasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Simalungun selesai pada Desember 2026. Mulai awal tahun 2027, BLK tersebut ditargetkan mampu melatih 1.000 orang setiap tahun melalui beragam program peningkatan keterampilan kerja.

 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut, Illyan Chandra Simbolon, dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/10/2026).

 

“Revitalisasi BLK di Simalungun sudah berproses. Desember ditargetkan selesai,” ujar Illyan.

 

BLK Simalungun dikembangkan dengan konsep berasrama (boarding) yang mampu menampung 100 peserta pelatihan sekaligus. Pada tahun 2027, sebanyak 18 kejuruan direncanakan akan dibuka untuk membekali peserta dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

 

Beberapa kejuruan yang tersedia antara lain operator forklift, teknik instalasi listrik, ahli kecantikan junior, ahli keselamatan dan kesehatan kerja (K3) umum, desain grafis, caregiver, pengolahan hasil pertanian, barista, hingga servis sepeda motor.

 

Revitalisasi BLK Simalungun merupakan salah satu Program Strategis Daerah (PSD) di bidang ketenagakerjaan, sekaligus bagian dari prioritas pengembangan sekolah unggulan berbasis keterampilan. Program strategis lainnya yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan adalah perlindungan bagi pekerja rentan.

 

Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan Sumut juga terus mendorong penguatan pengawasan ketenagakerjaan melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Illyan menyebut terobosan ini penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pengawasan, dan pelayanan bagi tenaga kerja di seluruh wilayah Sumatera Utara.

 

“Kami sedang membuat satu terobosan untuk penguatan pengawasan ketenagakerjaan berkolaborasi dengan kabupaten/kota,” pungkasnya. (SN)