Rubrikrakyat.co.id, Medan – Rangkaian puncak acara Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 resmi digelar meriah di Delipark Mall Medan hari ini. Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza M. Moesa, Wakil Ketua DPRD Sumut, kepala perangkat daerah, perwakilan asing, serta ratusan pelaku UMKM dan pengunjung.
Mengusung tema besar “Dari Lokal ke Global: Naik Kelas, Tembus Batas”, KKSU 2026 menjadi bukti nyata sinergi kuat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa kekayaan alam, budaya, dan keterampilan masyarakat Sumatera Utara adalah modal utama yang tak ternilai.
“Kita tidak perlu meniru orang lain, karena kita sudah punya keunikan sendiri. Mulai dari kopi dunia, tenun ulos, songket, kuliner khas, hingga kerajinan tangan yang diwariskan leluhur. Tugas kita adalah memolesnya agar siap bersaing dengan produk mana pun di dunia,” ujar Gubernur di hadapan peserta.
Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemprov Sumut terhadap pelaku usaha, mulai dari perizinan, pelatihan, hingga akses promosi. “Kami ingin setiap rupiah yang dihasilkan anak daerah, berputar dan berkembang di tanah Sumatera Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Ameriza M. Moesa menjelaskan bahwa KKSU bukan sekadar pameran, melainkan wadah lengkap pendampingan UMKM.
“Tahun ini ada lebih dari 220 stan pelaku usaha unggulan dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumut. Selain pameran, kami hadirkan sesi kemitraan bisnis, pelatihan digitalisasi, standar mutu, hingga pembekalan ekspor,” ungkapnya.
Ameriza menambahkan, Bank Indonesia berkomitmen terus memperkuat ekosistem agar produk lokal tidak hanya dilihat, tapi juga dipercaya, diperdagangkan, dan bernilai tinggi di mata pembeli dalam maupun luar negeri.
Acara hari ini juga dirangkai dengan momen penandatanganan nota kesepahaman kolaborasi penguatan rantai pasok produk unggulan, penyerahan penghargaan bagi pelaku usaha paling inovatif, serta kunjungan bersama para pejabat ke stan-stan unggulan. Mulai dari olahan kopi premium, tenun motif khas etnis, produk olahan pertanian, hingga fesyen wastra modern yang memukau.
Para pengunjung pun tampak antusias, karena selain berbelanja produk asli Sumut dengan harga wajar, mereka juga bisa menikmati panggung seni, demo masak, dan peragaan busana yang digelar sepanjang hari.
Dibuka hari ini, KKSU 2026 akan berlangsung hingga Minggu, 26 Juli 2026, dan terbuka untuk umum secara gratis. Seluruh pihak diharapkan turut berpartisipasi untuk memajukan ekonomi daerah. (Siti)
.jpeg)
