,

Translate

Sinergi TNI AL dan Polairud Bongkar Lokasi Penadah Hasil Curian Kapal Asing

Rubrikrakyat.co.id
18/07/2026, 16.23 WIB Last Updated 2026-07-18T09:23:48Z
Foto : Personel Kodaeral I bersama Polairud Belawan saat memeriksa dan mengamankan barang hasil pencurian yang diambil dari kapal asing MV Ocean Capella di perairan Belawan, Jum'at (17/7/2026). Seluruh perlengkapan kapal yang dicuri berhasil ditemukan di lokasi penadah dan disita sebagai barang bukti, sementara aparat terus memburu pelaku yang sempat melarikan diri.


Rubrikrakyat.co.id, Medan  – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I bergerak cepat menggagalkan aksi pencurian di laut (sea theft) yang menimpa kapal kargo curah berbendera Liberia, MV Ocean Capella, yang sedang berlabuh jangkar di perairan Belawan. Sinergi dengan Kesatuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) berhasil mengamankan seluruh barang hasil curian, sementara pelaku kini masih dalam pengejaran.

 

Informasi awal diterima Jum'at (17/7/2026) sekitar pukul 16.56 WIB dari Komandan Patkamla Perling I-1-10 Serda Bah Andoko yang sedang melaksanakan tugas jaga alur pelayaran. Segera setelah laporan masuk, Satrol Kodaeral I mengerahkan unsur Patkamla Perling menuju lokasi di koordinat 03°55.1' LU – 098°46.7' BT untuk penanganan awal bersama tim Polairud Belawan.

 

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan ke atas kapal. Diketahui kelompok pencuri yang berjumlah sekitar 10 orang sudah melarikan diri menggunakan dua unit sampan pancung sesaat sebelum tim tiba, setelah berhasil mengambil sejumlah perlengkapan penting kapal.

 

Barang yang dilaporkan hilang antara lain dua unit selang pemadam kebakaran (fire hose), tiga nosel pemadam, tiga tutup hidran, dua unit hidran, satu gulung kabel tekan tinggi 440 volt, tiga gembok, dua tutup tangki air tawar, serta satu gulung kabel pompa hidrolik darurat penutup palka.

 

Berdasarkan petunjuk di lokasi, tim Denintel Kodaeral I dan Polairud langsung melakukan pengejaran serta penyisiran menuju arah pelarian yang diduga ke kawasan Kampung Nelayan Indah. Upaya ini membuahkan hasil: seluruh barang hasil pencurian berhasil ditemukan di lokasi penadah dan telah diamankan sebagai barang bukti di kantor Polairud Belawan.

 

Saat ini aparat telah mengidentifikasi sejumlah nama tersangka: Rinaldi alias Leman, Heri alias Kacang, Idris, Mahadi alias Kuluk, dan Bembeng alias Bambang. Pihak berwenang memastikan pengejaran terus berlanjut hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap dan dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku.

 

Kodaeral I menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum untuk menekan kejahatan di laut, menjaga keamanan pelayaran di perairan Belawan, serta menjamin kelancaran arus lalu lintas kapal nasional maupun internasional. (SN)