,

Translate

Bupati Aceh Tamiang Datang ke Medan, Ucap Terima Kasih Atas Bantuan Tulus Pemko

Rubrikrakyat.co.id
09/07/2026, 19.20 WIB Last Updated 2026-07-09T13:05:38Z
Foto: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berswafoto bersama Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi beserta jajaran dalam pertemuan silaturahmi di Medan, Kamis (9/7/2026). 


Rubrikrakyat.co.id, Medan – Hubungan antardaerah bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan tentang rasa kemanusiaan yang nyata di saat sulit. Semangat persaudaraan itu tergambar jelas dalam pertemuan silaturahmi hangat antara Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, di Rumah Makan Pagi Sore, Jalan Kejaksaan, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (9/7/2026).

 

Kedatangan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang ke Medan bertujuan khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas bantuan tulus yang diberikan Pemerintah Kota Medan pasca bencana banjir besar akhir November 2025 lalu.

 

Saat itu, Kota Medan sendiri dikepung banjir yang merendam 19 dari 21 kecamatan dan berdampak pada setidaknya 85.000 warga. Namun di tengah kondisi yang sama-sama berat, Wali Kota Rico Waas tidak menutup mata terhadap penderitaan daerah tetangga.

 

"Kami mendengar kondisi di Aceh Tamiang sangat fatal. Benar-benar terendam. Saat itu saya bilang: Oke kita ke Tamiang, ayo kita bantu. Apa yang dibutuhkan? Pembersihan. Maka pasukan pemadam kebakaran dan alat berat langsung kami turunkan. Kami tidak mencari penghargaan, ini murni kemanusiaan dan persahabatan," tegas Rico Waas, yang menindaklanjuti langkah tersebut tepat pada momen peringatan Hari Bela Negara.

 

Meskipun bantuan telah dikirim, Rico Waas menyadari pemulihan Aceh Tamiang membutuhkan perjuangan besar karena kerusakan masif yang membuat daerah tersebut harus membangun kembali dari nol. Ia pun menyampaikan optimisme penuh agar Aceh Tamiang segera bangkit di bawah kepemimpinan Armia Fahmi.

 

Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengaku sangat terharu. Ia menjelaskan bahwa bantuan Pemko Medan bukan sekadar singgah, melainkan bertahan lebih dari empat bulan untuk membantu evakuasi dan pembersihan infrastruktur vital.

 

"Yang pertama datang membantu kami adalah Pemko Medan. Petugas Damkar dan alat berat bekerja sangat membantu. Hebatnya, mereka bertugas di Tamiang selama lebih dari empat bulan. Koordinasi Pak Wali Kota penuh empati, sehingga masa tugas terus diperpanjang sampai kami siap bangkit. Terima kasih yang setinggi-tingginya," ujar Armia Fahmi yang datang bersama Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran perangkat daerah.

 

Pertemuan kekeluargaan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Sekretaris Daerah Aceh Tamiang Syuibun Anwar, serta pimpinan perangkat daerah kedua wilayah. (SN)