,

Translate

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Korem 081/DSJ: Perbedaan Adalah Kekuatan, Bukan Pemisah

Rubrikrakyat.co.id
01/10/2026, 11.23 WIB Last Updated 2026-10-01T04:23:47Z

Personel Korem 081/DSJ melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Kamis (1/10/2026). Kasiintel Korem Letkol Inf Leo Eustatius Paurakan mengajak seluruh elemen bangsa terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga persatuan di tengah keberagaman. Upacara juga digelar di Monumen Kresek sebagai penghormatan atas peristiwa bersejarah 1948. (Istimewa) 


Rubrikrakyat.co.id, Madiun – Kasiintel Korem 081/DSJ Letkol Inf Leo Eustatius Paurakan menegaskan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum memperteguh komitmen menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Kamis (1/10/2026).

 

"Pancasila adalah dasar negara sekaligus ideologi pemersatu bangsa. Nilai-nilainya harus terus kita jaga dan amalkan sehari-hari," ujarnya.

 

Bagi prajurit TNI, pengamalan Pancasila tercermin dalam pelaksanaan tugas, pengabdian, serta kehadiran di tengah masyarakat. "Prajurit TNI harus menjadi solusi dan senantiasa memberi pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya.

 

Ia mengingatkan tantangan berbangsa terus berkembang, sehingga semangat persatuan dan gotong royong harus diperkuat. "Perbedaan bukan alasan terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun bersama," katanya.

 

Letkol Leo juga menegaskan hanya Pancasila yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, sehingga wajib dijaga dan diamalkan.

 

Selain di Makorem, personel Korem 081/DSJ juga melaksanakan upacara di Monumen Kresek, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Monumen di lereng Gunung Wilis itu menjadi pengingat peristiwa bersejarah pemberontakan dan kekejaman PKI di Madiun tahun 1948. (Red)