,

Translate

Rico Waas Terima IMT-GT Green City Award, Medan Raih Penghargaan Kategori Emas

Rubrikrakyat.co.id
10/09/2026, 17.05 WIB Last Updated 2026-09-13T11:05:55Z

 

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima penghargaan IMT-GT Green City Award kategori Gold Circular Economy and Resource Efficiency langsung dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, pada Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026) malam. 

Rubrikrakyat.co.id, Medan – Kota Medan kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Kota Medan berhasil meraih IMT-GT Green City Award kategori Gold Circular Economy and Resource Efficiency. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Medan Rico Waas pada Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting yang berlangsung di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026) malam.

 

Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas keberhasilan Pemko Medan dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, hijau, dan tangguh terhadap perubahan iklim, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan persampahan yang berkelanjutan.

 

Acara makan malam kehormatan ini mempertemukan pejabat tinggi dari tiga negara — Indonesia, Malaysia, dan Thailand — guna memperkuat kerja sama ekonomi kawasan. Hadir dalam acara tersebut Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah, Gubernur Perlis Abu Bakar Hamzah, Wakil Menteri Dalam Negeri Thailand Sasithorn Palattadej, Gubernur Trang Songklod Sawar Gwong, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, serta sejumlah pejabat lainnya.

 

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa forum IMT-GT tidak boleh hanya sekadar ajang dialog, melainkan harus melahirkan program dan proyek nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

 

"IMT-GT tidak boleh hanya menjadi forum untuk berdialog dan berdiskusi, tetapi harus menjadi sebuah platform yang menghasilkan program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Tito.

 

Tito juga menekankan potensi besar 10 provinsi di Sumatera yang tergabung dalam IMT-GT, serta kedekatan geografis ketiga negara sebagai modal utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan daya saing global. Ia turut mengapresiasi Gubernur Sumut Bobby Nasution selaku tuan rumah atas kesiapan dan pelayanan yang luar biasa.

 

Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyambut baik forum ini sebagai langkah konkret untuk menurunkan hambatan lintas batas, merealisasikan investasi, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat.

 

"Pembahasan ini menegaskan perlunya IMT-GT bergerak dari agenda kerja sama menuju implementasi yang terukur dan berdampak. Mendorong integrasi agenda hijau, proyek siap investasi khususnya pengelolaan sampah dan ekonomi rendah karbon, efisiensi energi, serta ketahanan banjir," ungkap Bobby.

 

Bobby menegaskan kesiapan Sumatera Utara memperkuat perannya dalam IMT-GT melalui penyelarasan prioritas, penyiapan proyek investasi, dan kolaborasi lintas sektor, sehingga kedekatan geografis dapat diubah menjadi keunggulan ekonomi bersama.

 

Penghargaan IMT-GT Green City Award yang diterima Rico Waas semakin menegaskan posisi Kota Medan sebagai pelopor pembangunan perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di kawasan Indonesia–Malaysia–Thailand. (SN)