Rubrikrakyat.co.id, Medan– Ribuan warga Kota Medan memadati kawasan Urban Community Park Kebun Bunga, Jalan Candi Borobudur, Kecamatan Medan Petisah, Senin dini hari tadi untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina. Meski sempat diguyur hujan gerimis, antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan TVRI Sumatera Utara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat Letkol Pas Jhon H. Siregar, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Suasana semakin semarak saat babak pertama berakhir dengan skor imbang 0–0. Memanfaatkan jeda istirahat, Rico Waas mengajak warga mengikuti sesi kuis interaktif yang disambut gembira. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan seputar sepak bola dan pengetahuan Kota Medan.
Tiga warga beruntung berhasil menjawab dengan tepat, nama klub kebanggaan Medan PSMS, jumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Medan, serta nama lengkap Wali Kota Medan. Mereka pun menerima hadiah langsung dari Rico Waas diiringi tepuk tangan meriah penonton.
Kemeriahan berlanjut saat Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan juara bertahan Argentina dengan skor 1–0. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia kedua, setelah sebelumnya menjuarai edisi tahun 2010 di Afrika Selatan.
Wali Kota Medan Rico Waas menilai laga final tersebut menyajikan pertandingan berkualitas dengan semangat juang luar biasa dari kedua tim. "Pertandingan malam ini benar-benar layak disebut partai final. Sejak awal hingga waktu tambahan, kedua tim bermain sangat ketat dan menunjukkan semangat juang yang luar biasa," ujarnya.
Ia juga mengaku sempat memperkirakan kemenangan tipis Spanyol jika pertandingan berjalan sengit. "Saya memprediksi kalau pertandingan ketat, skornya 1–0 untuk Spanyol. Alhamdulillah terbukti, selamat untuk Timnas Spanyol," tambahnya.
Lebih jauh, Rico Waas menegaskan nilai utama sepak bola bukan sekadar kemenangan, melainkan sportivitas dan kebersamaan. Ia berharap kegiatan seperti ini terus digelar untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga dan gaya hidup sehat.
"Yang paling penting adalah nilai sportivitas. Lewat nobar ini, kita tumbuhkan kebersamaan dan kecintaan pada olahraga. Semoga olahraga di Medan terus berkembang dan menjadi gaya hidup sehat bagi seluruh warga," harapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mewujudkan semangat "Medan untuk Semua" dengan bergotong royong membangun kota. "Kota Medan tidak bisa dibangun sendirian. Kami butuh dukungan dan partisipasi seluruh warga untuk kemajuan bersama," tutup Rico Waas. (SN)
.jpeg)
