,

Translate

Gagal nyalip Mobil, Pengendara Honda Beat BK 3324 AFK jadi Korban Lakalantas di Jalan Menteng VII Medan

Rubrikrakyat.co.id
16/01/2026, 11.14 WIB Last Updated 2026-01-16T09:54:48Z


Foto : Warga menolong korban lakalantas yang mengenakan baju merah lengan panjang yang sedang tergeletak dijalan dan tampak seorang anak perempuan berhijab biru yang histeris melihat ibunya yang lemas tak sadarkan diri, Jum'at (16/1/2026) pagi. 


Rubrikrakyat.co.id, Medan


Telah terjadi lakalantas pada Jum'at (16/1/2025) pagi di Jalan Menteng VII tepatnya di dekat SPBU 14202141.


Korban seorang perempuan berboncengan dengan anaknya (perempuan) mengendarai Honda Beat warna Merah Putih dengan Plat Nomor Polisi BK 3324 AFK dari arah Amplas menuju ke Jalan Panglima Denai. 


Menurut pengakuan warga yang menyaksikan kejadian lakalantas itu, sebelum terjatuh, pengendara yang belum diketahui namanya itu terlihat hendak melintasi mobil pribadi yang ada didepannya. 


"Ibu itu (korban) saya lihat dari arah Amplas menuju Denai, boncengan sama anaknya. Tadi dia mau nyalip mendahului mobil didepannya, tapi bagian belakang sepeda motor ibu itu tersenggol bagian depan sebelah kanan mobil. Disitu lah ibu itu jatuh terseret masuk ke bawah mobil dan wajahnya terseret aspal, sementara anaknya jatuh terpental nggak ada terluka sedikitpun. Kendaraannya juga cuma kaca spionnya yang patah. Didepan itu ada persimpangan, simpang tiga, mungkin tadi korbannya mau lurus ke arah Jl. Denai atau belok ke kiri," jelas Fadli saat dikonfirmasi rubrikrakyat.co.id sesaat kejadian. 


Saat ditanyai keberadaan sepeda motor yang digunakan korban lakalantas, Fadli mengaku jika kendaraan Honda Beat warna Merah Putih itu sebelumnya diparkirkan di SPBU oleh pedagang yang berjualan disekitarnya. 


"Tadi kendaraan ibu itu (korban) diparkirkan dekat orang yang jualan disitu, tapi setelah itu nggak terlihat lagi. Mungkin ada yang simpankan," tuturnya. 


Hingga berita ini di terbitkan, belum diketahui keberadaan korban lakalantas yang mengenakan baju warna merah berboncengan dengan anaknya itu. (Siti)