,

Translate

Kantor Media Online Sinarsergai.com dan ALISSS Diteror

Rubrikrakyat.co.id
19/02/2026, 17.37 WIB Last Updated 2026-02-20T12:59:59Z
Foto : Pengecekan kabel Out Door AC dan Selang yang terbuat dari tembaga yang dicuri. 


Rubrikrakyat.co.id, Serdang Bedagai


Aksi teror kembali terjadi terhadap Kantor Media Online Sinarsergai.com dan Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia (ALISSS) di Dusun VIII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Kali ini teror tersebut dalam bentuk perbuatan melakukan pemutusan terhadap Wayar Out Door AC dan Selang yang terbuat dari tembaga. Peristiwa ini baru diketahui, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.


Menurut Ketua ALISSS Zuhari, kemarin siang Rabu (18/2/2026) AC dan Outdoor baru saja diservice. Tak diduga, saat berlangsung perbaikan kelihatan ada sayatan sebilah pisau atau bekas gergaji pada Selang terbuat dari Tembaga tersebut dan rencananya ini hari mau dilakukan perbaikan terhadap selang tembaga Outdoor tersebut, eh saat dicek sudah hilang.


Terkait dengan peristiwa itu, Zuhari menganggap ini adalah sebuah ujian dari Allah SWT dan harus sabar menghadapinya. Ia juga menduga jika para pelaku sedang kesulitan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di Bulan Suci Ramadhan ini atau pelakunya memang sudah ketagihan memperoleh uang dengan cara seperti itu. 


“Perbuatan seperti itu bisa dikategorikan sebagai salah satu bentuk terror yang nyata terhadap kebebasan Pers dalam melaksanakan kontrol sosial oleh media Online Sinarsergai.com dan ALISSS. Sebab, ALISSS saat ini memang sangat gencar menyampaikan laporan dugaan perbuatan KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) di Kabupaten Sergai dengan motto Tanah Bertuah Negeri beradat ke Aparat Penegak Hukum di daerah ini hingga tingkat pusat," ucapnya.


Zuhari menambahkan, selain itu, peristiwa  seperti ini bukan ia saja yang mengalami. Menurutnya, 15 hari yang lalu Outdoor AC Kantor Media Online Sinarsergai.com dicuri oleh pelaku yang tidak diketahui. Peristiwa itu sudah dilaporkan via WhatsApp ke Kanit Reskrim Polsek Firdaus, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pelaku pencurian tertangkap.


"Memang hingga saat ini belum tertangkap pelakunya. Begitu juga dialami oleh Mitro, ia sebulan setengah yang lalu kehilangan satu unit Sepeda Motor NMAX di depan Masjid saat menunaikan ibadah solat subuh di Dusun VII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah dan Sepeda Motor Supra miliki warga Dusun VIII Desa Firdaus. Kejadian itu sudah dilaporkan secara resmi ke Polisi, lengkap dengan rekaman CCTV, namun pelakunya belum juga tertangkap," terangnya. 


Pengawasan Pemerintah dan APH Sangat Lemah


Maraknya aksi kejahatan di Dusun VII dan VIII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat, ternyata mendapat tanggapan serius dari salah satu pengacara asal Medan Muhammad Fadli, SH. Ia menilai peristiwa yang terjadi sebagai bukti lemahnya pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan Aparat Penegak Hukum (APH). 


"Ini sungguh sangat memperihatinkan sekali dan bisa mempengaruhi investasi ke depan nantinya jika Pemerintah dan Apara Penegak Hukum tidka mampu ciptakan situasi yang kondusif di Sergai," cetusnya. 


Peristiwa ini menurutnya, dapat diungkap oleh pihak Aparat Penegak Hukum khususnya jika semua pihak dirangkul dari masyarakat, tokoh agama dan aktifkan roda malam. "Dengan berulangnya peristiwa ini terjadi, bisa dikatakan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tidak terwujud di Desa Firdaus. (Tim)